Introduction English language (penggunaan)

Masih dalam keadaan memahami bahasa Inggris. Setiap bahasa pasti memiliki aturan bahasa masing-masing.

Ini adalah pengetahuan yang saya dapat dari website kompasiana. Insya Allah dapat membantu kita dalam memahami bahasa yang satu ini.

Dalam bahasa inggris tersendiri ada beberapa “logat” dan makna penggunaan kata yang sering dipakai dan dikenal di dunia yaitu British, Australian  and American.

1. Terdapat banyak perbedaan dalam Bahasa Inggris antara orang Inggris, Amerika, dan Australia. Banyak ekspresi diantara ketiga negara berbahasa Inggris tersebut yang mempunyai makna yang berbeda. Namun karena saya (Mariska Lubis ) tidak punya pengalaman banyak dengan orang-orang Australia maka saya (Mariska Lubis )  tidak bisa sampaikan perbedaan-perbedaan itu. Sebagai contoh: kamar kecil atau toilet. Orang Amerika akan menyebutnya sebagai resting room sementara orang Inggris akan mengartikan resting room sebagai kamar untuk beristirahat atau kamar tidur. Juga sama halnya dengan penggunaan istilah pampers untuk anak bayi. Orang Amerika akan menyebutnya nappy sementara orang Inggris menyebutnya diaper. Juga kata ‘warna’, orang Inggris menulis ‘colour‘ sementara orang Amerika menulis ‘color

2. Cara pengucapan kata-kata dalam bahasa Inggris oleh orang Amerika dan orang Inggris, serta Australia sangat berbeda jauh. Sebagai contoh: ‘Hi’. Orang Inggris dan Australia akan mengucapkan ‘hai’ sementara orang Amerika akan mengucapkan ‘hei’. Juga kata seperti have, orang Inggris akan ucap ‘hav’ sementara orang Amerika akan ucap ‘hev’. Anda bisa mendengarkan mantan Dubes Indonesia untuk Inggris yaitu Bapak Marty Natalegawa dalam berbahasa Inggris. Cara pengucapan beliau sangat mirip dengan orang Inggris meski aksennya masih ada aksen daerah alias Jawa.

3. Berdasarkan pengalaman pribadi saya (Mariska Lubis )  maka dapat saya katakan bahwa jauh lebih mudah mencerna orang Inggris berbicara dibandingkan orang Amerika karena cara pengucapan mereka sangat jelas dan pelan. Bagi orang Inggris sendiri, cara pengucapan yang jelas dan pelan dikategorikan sebagai posh accent dimana orang-orang dengan posh accent sering dianggap sebagai orang-orang yang well educated. Orang-orang yang berasal dari daerah Selatan Inggris dikenal memiliki posh accent. Namun mungkin berbeda bagi kebanyakan yang lain karena terbiasa menonton film Hollywood dan mendengarkan musik serta acara TV produksi Amerika, sehingga lebih mudah mendengar orang Amerika yang bicara.

Mariska Lubis  sendiri pernah bercerita bagaimana dia mengalami kesulitan waktu pertama kali belajar di Australia, karena sebelumnya terbiasa dengan Inggris Amerika walaupun belajar bahasanya Inggris Inggris. Superti orang kumur-kumur, katanya. Harus adaptasi sekitar dua tiga bulan dulu baru bisa lebih mudah menangkapnya.

Selanjutnya saya ingin berbagi beberapa tips dalam belajar Bahasa Inggris:

1. Menerjemahkan bahasa Inggris kedalam Bahasa Indonesia dan atau sebaliknya hendaknya tidak dilakukan kata per kata, tetapi dilakukan secara komprehensif. Sebagai contoh coba tangkap makna tulisan dari setiap paragrafnya tanpa harus menerjemahkan kata per kata. Jika hal ini dilakukan dengan baik dan benar, maka anda tidak akan sulit menerjemahkan dan atau mengerti suatu tulisan. Hindarilah penggunaan google translator karena hal tersebut tidak dapat membantu intuisi anda dalam menerjemahkan Bahasa Inggris secara tepat dan benar.

2. Sebagaimana komentar Pak Ragile dalam postingan Mariska tentang penggunaan kata ‘has/have to’ dan ‘must’, maka seperti kata beliau arti kedua kata tersebut adalah sama TETAPI penggunaannya berbeda. Kalau ‘has/have to’ anda masih bisa punya pilihan untuk melakukan atau tidak sementara ‘must’ anda tidak punya pilihan sama sekali dalam arti anda harus melakukan suatu pekerjaan yang diminta.

Juga sama halnya dengan penulisan seperti: I love you dan I do love you. Untuk yang terakhir maka artinya berupa suatu penegasan atau keseriusan. I don’t like it dan I do not like it mempunyai arti yang sama TETAPI pengertiannya berbeda dalam arti yang kedua terdapat ketegasan jika tidak ingin dikatakan marah.

3. Jika anda ingin mencari padanan kata Inggris-Indonesia, maka anda bisa menggunakan Cambridge Dictionary online. Hal ini sangat membantu anda dalam memahami suatu vocabulary karena penjelasan yang diberikan juga dalam bentuk bahasa Inggris.

Secara budaya:

1. Orang Inggris rakyat kebanyakan akan ‘keberatan’ jika anda memanggil mereka dengan sebutan ‘Sir’, karena sebutan itu lebih ditujukan untuk orang-orang aristokrat atau yang dipandang berhak memangku gelar itu sebagaimana gelar ‘Sir’ yang diberikan kepada Paul McCartney dan John Lennon.

Karenanya memanggil nama seseorang cukup dengan memanggil nama mereka tanpa embel-embel bapak ataupun ibu meski umurnya jauh lebih tua daripada kita.

Kalau dalam bidang akademik, cukup menggunakan Mr. atau Mrs. tanpa embel-embel gelar kecuali dia seorang profesor.

2. Menuliskan nama orang secara formal yang dipakai adalah: (Mr./Mrs./Ms.) plus surename (nama belakang/keluarga)

3. Orang di Amerika biasa menyapa dengan “Hi! How are you?”, sedangkan orang Inggris, “Hi, How are you doing?”, sementara orang Australia “G’day mate!”. Begitu juga dengan ucapan terima kasih. Orang Amerika terbiasa bilang “Thank you”, sementara orang Inggris dan Australia, “Tha”. Jawabannya juga beda, lho! Orang Amerika akan menjawab, Your welcome, sementara orang Inggris dan Australia akan menjawab “No worries” atau “No problem”.

4. Untuk orang Inggris kebanyakan, panggilan untuk perempuan adalah ‘love’ sementara untuk pria adalah ‘mate’ atau ‘lad

Demikianlah beberapa hal yang bisa saya bagikan kepada para Kompasianer sekalian dan terimakasih untuk Mariska atas beberapa tambahan dan masukannya. Semoga hal ini bermanfaat bagi kita semua.

Sangat bermanfaat sekali yah artikel ini. Ternyata dalam Bahasa Inggris terdapat makna yang berbeda menurut negaranya. So, kita juga jangan mau kalah dan harus lebih gali lagi akan Ilmu bahasa yang satu ini. Sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada Ibu Mariska Lubis  yang telah memberikan pengetahuan ini.

referensi:

http://edukasi.kompasiana.com/2010/03/21/belajar-mengenal-bahasa-inggris-dan-beberapa-pemakaiannya/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s